DINAMIKA HAK ASASI MANUSIA DAN BELA NEGARA: ANTARA KEWAJIBAN KONSTITUSIONAL DAN KEBEBASAN INDIVIDU

Authors

  • Nebula Fauzan Hasani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia
  • Ridwan Ridwan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33172/jpbh.v16i1.19992

Keywords:

Bela Negara, hak asasi manusia, komponen cadangan, kebijakan pertahanan, studi literatur komparatif

Abstract

Kewajiban bela negara merupakan prinsip konstitusional dalam sistem pertahanan Indonesia, namun implementasinya memicu diskursus mengenai harmonisasi antara kewajiban warga negara dan perlindungan hak asasi manusia (HAM). Penelitian ini menganalisis kebijakan bela negara Indonesia dalam kerangka HAM melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur komparatif terhadap model kebijakan di Korea Selatan, Swiss, dan Finlandia. Penelitian ini mengkaji kontradiksi antara kewajiban konstitusional bela negara dan perlindungan hak individu, serta menawarkan kerangka kebijakan yang menyeimbangkan kepentingan nasional dengan kebebasan sipil. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi bela negara yang menekankan partisipasi warga negara dengan mekanisme perlindungan hak, khususnya terkait prinsip kesukarelaan, hak keberatan berdasarkan keyakinan (conscientious objection), dan ketersediaan jalur partisipasi non-militer. Studi komparatif menyimpulkan bahwa integrasi pertahanan nasional dan HAM dapat dicapai melalui layanan sipil alternatif, tem pertahanan berbasis masyarakat, serta tata kelola mobilisasi yang transparan. Penelitian ini mengusulkan konsep harmonisasi bela negara dan HAM dalam sistem pertahanan Indonesia yang inklusif.

References

Ahlbäck, A. (2022). Changing views on gender and security : Finland’s belated opening of military service to women in the 1990s. Scandinavian Journal of History, 47(2), 248–269. https://doi.org/10.1080/03468755.2021.2011399

Artaiz, T. (2024). Evolving Military Service and Social Inclusion in South Korea. Asia in Focus, (10), 1–10. https://journals.lub.lu.se/asiainfocus/article/view/25721

Bontenbal, I., Riikonen, R., & Kosonen, J. (2024). Inclusion of Diversity: Experiences of (in)Equality among Conscripts with a Migrant Background in the Finnish Defence Forces. Journal of Intercultural Studies, 1–18. https://doi.org/10.1080/07256868.2024.2382749

Bove, V., Di Leo, R., & Giani, M. (2024). Military Culture and Institutional Trust: Evidence from Conscription Reforms in Europe. American Journal of Political Science, 68(2), 714–729. https://doi.org/10.1111/ajps.12745

Cáceres Delpiano, J. (2025). The impact of mandatory military service on labor outcomes. Evidence from Spain. Journal of Applied Economics, 28(1). https://doi.org/10.1080/15140326.2024.2436299

Chung, S. (2023). Challenges to Hegemonic Constructions of Militarized Masculinities in the Neoliberal Era: The Case of South Korea. The Journal of Men’s Studies, 32. https://doi.org/10.1177/10608265231221571

Cordeiro-rodrigues, L., & Cordeiro-rodrigues, L. (2025). Is conscription morally justified today ? Is conscription morally justified today ? Ethics & Global Politics, 18(2), 33–40. https://doi.org/10.1080/16544951.2025.2506911

Ferst, T., & Tresch, T. (2017). The Swiss Public Opinion Towards the Tasks of the Swiss Armed Forces and the Constitutional Role. In: Sociology Study, February 2017, Vol. 7, No. 2, 65‐76. Sociology Study, 7. https://doi.org/10.17265/2159-5526/2017.02.001

Husen, L., Anwar, A., Rahman, S., & Hidjaz, M. (2023). Implementation of Legal Guarantees for Human Rights Protection in Indonesia. Journal of Law and Sustainable Development, 11, e624. https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i4.624

Jasutis, G., Steyne, R., Chmykh, E., & Mikova, R. (2020). Legal Handbook on the Rights of Conscripts.

Khasanah, I. L., Kurnia, H., Lestari, D., & Sari, T. Y. (2022). Memahami Konsep Bela Negara dan Pentingnya Diseminasi Kepada Generasi Muda. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(1), 33–44. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i1.1839

Kim, I., & Kuehn, D. (2022). The Ministry of National Defence in South Korea: Military dominance despite civilian supremacy? Journal of Strategic Studies, 45(6–7), 865–892. https://doi.org/10.1080/01402390.2022.2127092

Pemerintah Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pemerintah Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Raitasalo, J. (2023). Finnish Defense ?Left of Bang? PRISM, 10(2), 78–91. https://www.jstor.org/stable/48718174

Sahabuddin, Z. A., & Ramdani, E. A. (2020). Sistem Pertahanan Rakyat Semesta Pasca Berlakunya UU PSDN untuk Pertahanan Negara. JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 6(1).

Sava, I. N. (2026). Reform the all-volunteer service in Europe: a case study on Romania. European Security, 0(0), 1–21. https://doi.org/10.1080/09662839.2025.2589790

Stachowitsch, S., & Strand, S. (2024). Preserving and progressing: Tensions in the gendered politics of military conscription. European Journal of International Security, 9(3), 468–490. https://doi.org/10.1017/eis.2024.9

Suh, J. (2023). Human Rights and Corruption in Settling the Accounts of the Past: Transitional Justice Experiences from the Philippines, South Korea, and Indonesia. Bijdragen Tot de Taal-, Land- En Volkenkunde / Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia and Oceania, 179, 61–89. https://doi.org/10.1163/22134379-bja10049

Tenkanen, T., Pihlainen, K., Tokola, K., Vaara, J., Kyröläinen, H., Sievänen, H., & Vasankari, T. (2025). Impact of compulsory military service on public health: significant benefits for obese and unfit young adult men. Annals of Medicine, 57(1). https://doi.org/10.1080/07853890.2025.2520399

Toruan, G. T. L. (2019). Tinjauan Yuridis Kebijakan Bela Negara Kemhan Dalam Perspektif Hukum Indonesia. Jurnal Esensi Hukum, 1(1 SE-Articles). https://doi.org/10.35586/esensihukum.v1i1.16

Wardhani, N., & Triadi, I. (2024). Relevansi Hukum Antara UU PSDN dan UU TNI dalam Pengelolaan Sumberdaya Manusia (Aspek Hukum Militer dan Kelembagaan Militer). Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik, 1, 154–164. https://doi.org/10.62383/parlementer.v1i4.358

Yunita, S., & Anggraeni Dewi, D. (2021). Urgensi Pemenuhan Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam Pelaksanaannya Berdasarkan Undang-Undang. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 1. https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Hasani, N. F., & Ridwan, R. (2026). DINAMIKA HAK ASASI MANUSIA DAN BELA NEGARA: ANTARA KEWAJIBAN KONSTITUSIONAL DAN KEBEBASAN INDIVIDU. Jurnal Pertahanan Dan Bela Negara, 16(1), 17–31. https://doi.org/10.33172/jpbh.v16i1.19992

Citation Check

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.