SINERGI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN CYBER WARFARE
DOI:
https://doi.org/10.33172/jpbh.v5i1.350Abstract
Di era globalisasi, hakekat ancaman tidak hanya berasal dari aspek militer dan fisik semata, melainkan juga datang dari ancaman nir militer dan non fisik, salah satunya adalah ancaman dunia maya. Saat ini, dunia telah memasuki era dunia maya, yang melahirkan kejahatan dunia maya dan sangat potensial menimbulkan ancaman perang dunia maya. Indonesia memerlukan tentara dunia maya untuk menghadapi ancaman perang dunia maya. Kementerian Pertahanan RI harus menjadi ujung tombak dalam proses menyusun kebijakan pertahanan dunia maya untuk menghadapi ancaman perang dunia maya. Sinergi antar pemangku kepentingan dan pihak-pihak terkait untuk menghadapi perang dunia maya adalah kunci sukses.
Â
Kata kunci : dunia maya, kejahatan dunia maya, tentara dunia maya, pertahanan dunia maya
Â
References
Buku
Aji, Supriyanto. 2007. Pengantar Tehnologi Informasi. Semarang. Penerbit Salemba Infotek
Barda, Nawawi Arief. 2006. Tindak Pidana Mayantara, Perkembangan Kajian Cybercrime di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Buzan, Barry. 1991. People, State, and Fear : An Agenda for International Security Studies in the Post- Cold War Era. Hempstead: Harvester Wheatsheaf.
Mahayana,Dimitri. 2000. Menjemput Masa Depan, Futuristik dan Rekayasa Masyarakat Menuju Era Global. Bandung : Rosda.
Nasibitt, John Nana Naisbitt dan Douglas Philips. 2001. High Tech, High Touch, Pencarian Makna di Tengah Perkembangan Pesat Teknologi. Bandung: Mizan.
Perwita, Anak Agung Banyu & Yanyan Moch Yani. 2005. Pengantar Ilmu Hubungan Internasional.
Bandung: Rosda.
Ray, James Lee. 1998. Global Politics. New York: Houghton Miffin.
Jurnal
Gollese, Petrus Reinhart, 2006. “Perkembangan cyber crime dan upaya penanganannya Di Indonesia oleh Polriâ€. Buletin Hukum Perbankan. Vol.4 No. 2.
Sinaga, Dian, 2004, “Kejahatan TerhadapBuku dan Perpustakaanâ€. Jurnal Visi Pustaka. No.6. Vol.1. Sudarwanto, Al Sentot. 2009. “Cyber Bullying : Kejahatan Dunia Maya yang Terlupakan. Jurnal
Hukum Pro Justitia. Vol. 27. No. 1.
Website
Rosdiana, Deky, “Cyber Warfare menjadi Ancaman NKRI di Masa Kini dan Masa Depanâ€, dalam http://hankam.kompasiana.com/2013/09/23/cyber-warfare-menjadi-ancaman-nkri-dimasa- kini-dan-masa-depan-592343.html, diunduh pada 11 Maret 2015.
Said, Fairuzel, “Konsep Cyber Warâ€, dalam https://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/08/29/cyber- law-konsep-cyber-war/, diunduh pada 13 Maret 2015.
http://droidindonesia.com/apps/lifestyle/kebiasaan-pengguna-android-dan-internet-di-indonesia/, diunduh pada 13 Maret 2015.
http://harianti.com/ini-data-jumlah-pengguna-media-sosial-di-indonesia/, diunduh pada 13 Maret 2015.
https://www.facebook.com/Motivasi.Bisnis.Motivasi.Hidup/posts/349529861845197, diunduh pada 12 Maret 2015.
http://capungtempur.blogspot.com/2012/04/pengertian-cyber-crime.html. Diunduh pada 14 Maret 2015.
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi, diunduh pada 14 Maret 2015. http://karimullah83.blogspot.com/2011/04/pengertian-hacking-carding-dan-cracking.html, diunduh
pada 14 Maret 2015.
http://jupren.blogspot.com/2009/04/faktor-penyebab-cybercrime.html, diunduh pada 14 Maret 2015.
http://amicha321.files.wordpress.com/2010/06/cybercrime-kelompok-7.pdf, diunduh pada 14 Maret 2015.
Undang-Undang
UU No. 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi. UU No. 2 Tahun 2002 Tentang Polri.
UU No. 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara. UU No. 34 Tahun 2004 Tentang TNI.
UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. UU No. 17 Tahun 2011 Tentang Intelijen Negara.
Lain-lain
Reksoprodjo, Yono. 2014. Kesiapan Nasional Bidang Pertahanan dalam Menghadapi Ancaman Siber. Bahan Kuliah dalam bentuk power point, yang dipresentasikan di Sespim Polri, Lembang, 11 September.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
