Pengendalian Pencemaran Sungai Ciujung Berdasarkan Analisis Daya Tampung Beban Pencemaran
DOI:
https://doi.org/10.32679/jsda.v9i2.157Abstract
References
Ambrose,R.B. 2005. The water quality analysis simulation program, WASP5 part A: model documentation. Georgia: U.S. EPA.
Ambrose,R.B. 2009. WASP7 stream transport - model theory and user's guide. Georgia : U.S. EPA
BLH Kabupaten Serang. Kementerian Lingkungan Hidup RI. 2011. Profil Lingkungan Hidup Kabupaten Serang. Jakarta : Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Florida Department of environmental protection (FDEP). Group 2 Basin. 2003. Basin Status Report, Lower St. Johns, DEP Division of Water Resource Management. Northeast District : Group 2 Basin.
Kaufman,G.B. 2011. Application of the water quality analysis simulation program (WASP) to evaluate dissolved nitrogen concentrations in the Altamaha River Estuary. Thesis. Georgia : The University of Georgia.
KLH. 2003. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup tentang pedoman penetapan daya tampung beban pencemaran air pada sumber air. Jakarta : Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Machbub, B. 2010. Model perhitungan daya tampung beban pencemaran air danau dan waduk. Jurnal Sumber Daya Air 6 (2) :103-204.
Marimin. 2005. Teknik dan aplikasi pengambilan keputusan kriteria majemuk. Jakarta : Grasindo.
Metcalf dan Eddy. 1991. Wastewater engineering. New York : Mc Graw and Hill.
Nugraha,D dan Lintang,C. 2007. Identifikasi daya tampung beban cemaran BOD sungai dengan model qual2e (Studi Kasus Sungai Gung, Tegal – Jawa Tengah). Jurnal Presipitasi 3(2) : 93-101
Nurmala. 2010. Status mutu air dan estimasi daya tampung beban pencemaran organik di Sungai Ciujung Provinsi Banten. Tesis. Jakarta : Sekolah Tinggi Manajemen IMNI.
Pemerintah RI . 2001. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air. Jakarta : Pemerintah Republik Indones
Pemerintah RI . 2011. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 38 tahun 2011 tentang sungai. Jakarta : Pemerintah Republik Indonesia.
Priono G. 2004. Pengantar model kualitas air qual2e. Yogyakarta : DTZ Pro LH Jawa Tengah.
SNI. Badan Standar Nasional. 2004. SNI 6989.14:2004 tentang cara uji oksigen terlarut secara iodometri. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional.
SNI. Badan Standar Nasional. 2008. SNI 6989.57:2008 tentang metode pengambilan contoh air permukaan. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional.
SNI. Badan Standar Nasional. 2009. SNI 6989.72:2009 tentang cara uji kebutuhan oksigen biokimia (Biochemical oxygen demand/BOD). Jakarta : Badan Standardisasi Nasional.
SNI. Badan Standar Nasional. 2013. SNI 19-6738-2013 tentang metode perhitungan debit andal air sungai dengan analisis lengkung kekerapan. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional.
Sutisna,A. 2002. Laporan status lingkungan hidup Indonesia tahun 2002. Jakarta : Kementerian Negara Lingkungan Hidup RI.
US EPA. 2004. Total maximum daily load (TMDL) for total mercury fish tissue in the Canoochee River. Georgia : US EPA.
US EPA. 2008. total maximum daily load (TMDL) for organic enrichment & dissolved oxygen. Georgia : US EPA.
Yusuf,I.A. 2004. Potensi beban pencemaran untuk berbagai sumber pencemar. Bandung : Balai Lingkungan Keairan-Pusat Litbang Sumber Daya Air.
Yusuf,I.A. 2010. Identifikasi sumber dan beban pencemaran air. Bandung : Balai Lingkungan Keairan-Pusat Litbang Sumber Daya Air.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish in Jurnal Sumber Daya Air agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).