Karakteristik Hidrogeokimia Akuifer Tak Terkekang Kawasan Pesisir Pulau Weh, Aceh
DOI:
https://doi.org/10.32679/jsda.v15i1.481Keywords:
Kualitas, airtanah, hidrogeokimia, akuifer, pesisir, Pulau WehAbstract
Pengembangan pariwisata di kawasan pesisir Pulau Weh, Aceh membutuhkan beberapa pendukung untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Salah satu pendukung pariwisata meliputi tersedianya prasarana pariwisata, diantaranya peningkatan kebutuhan air bersih. Evaluasi terhadap kualitas airtanah yang ada di kawasan pesisir sangat penting dilakukan untuk mengetahui kelayakan airtanah. Interpretasi terhadap parameter kimia airtanah merupakan salah satu metode evaluasi kualitas dan karakteristik airtanah yang digabungkan dengan faktor geologi sehingga dapat diketahui karakteristik hidrogeokimia airtanah. Fasies airtanah pesisir Pulau Weh terbagi atas 5 tipe meliputi CaHCO3, CaCl, NaCl, NaHCO3 dan percampuran CaMgCl. Faktor pelapukan batuan merupakan faktor utama penentu tipe fasies airtanah di Pulau Weh. Sebanyak 54,55% sampel airtanah di pesisir Pulau Weh terindikasi telah dipengaruhi oleh airlaut ke dalam akuifer. Jarak sumur gali <1km dari garis pantai serta padatnya penduduk diinterpretasikan menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya masukan air laut ke dalam akuifer.Seluruh sampel airtanah di Pulau Weh memenuhi persyaratan untuk dikonsumsi maupun digunakan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish in Jurnal Sumber Daya Air agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).